PENGUKURAN TARGET INFLASI DALAM RANGKA MELAKSANAKAN KEBIJAKAN MONETER SECARA FORWARD LOOKING

  • Reza Anglingkusumo
  • Clarita Ligaya Iskandar
  • Endy Dwi Tjahjono

Abstract

Sesuai dengan UU No. 23/1999 tentang Bank Sentral, telah diamanatkan kepada Bank Indonesia untuk menetapkan sasaran inflasi dalam rangka menjaga stabilitas (internal) nilai Rupiah. Dalam kaitannya dengan operasional pengendalian moneter oleh Bank Indonesia, empat isu pokok yang perlu dikaji dalam rangka penetapan sasaran (target) inflasi tersebut adalah : (1) pengukuran level target inflasi, (2) taksiran tentang time-frame pencapaiannya, dan (3) analisis tentang bagaimana strategi terbaik untuk mencapainya.

Pengukuran level target inflasi diperlukan untuk menjadi nominal anchor bagi perumusan kebijakan moneter. Target tersebut diukur dengan melihat data historis tentang keterkaitan antara inflasi dan gejolaknya, serta dinamika perilaku inflasi dengan output dan kebijakan suku bunga. Sementara itu taksiran mengenai time-frame pencapaian target inflasi diperlukan untuk melihat jangka waktu yang masuk akal (reasonable) bagi evaluasi keberhasilan kebijakan moneter. Taksiran ini dilakukan dengan mengukur efek tunda (lag) kebijakan moneter. Sedangkan analisa tentang strategi kebijakan moneter untuk pencapaian target inflasi diperlukan untuk mencari alternatif strategi yang less-painfull bagi pencapaian sasaran inflasi mengingat adanya trade-off antara output dan inflasi. Hal ini dilakukan dengan melihat dampak kebijakan drastis dan gradual serta credibility effect pada dinamika loss-output.

Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa target inflasi dalam jangka menengah (2-5 tahun ke depan) adalah 6% sd 8%, untuk selanjutnya dapat diturunkan ke level 4% sd 6 % dalam jangka panjang (6-10 tahun ke depan). Target inflasi yang akan diumumkan dalam waktu dekat perlu mempertimbangkan efek tunda kebijakan moneter sepanjang kurang lebih 1 s/d 2 tahun, dan dalam pencapaiannya sebaiknya menggunakan strategi bertahap (gradual) untuk meminimumkan loss-output.

Published
2003-10-11
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>