MANAJEMEN NILAI TUKAR DI INDONESIA DAN PERMASALAHANNYA

  • Miranda S. Goeltom
  • Doddy Zulverdi

Abstract

Nilai tukar rupiah yang relatif stabil dan bahkan cenderung mengalami apresiasi sebelum Juli 1997 telah mendorong capital inflow yang cukup besar ke Indonesia. Fenomena tersebut merupakan hal yang logis bagi suatu negara yang menganut sistem devisa bebas dan perekonomiannya terbuka karena arus modal akan selalu mengikuti return investasi yang terbesar dan resiko seminimal mungkin. Namun sejak currency turnmoil melanda Thailand dan menyebar ke negara-negara ASEAN lainnya pada pertengahan Juli 1997, capital inflow tersebut telah menjadi bumerang karena telah berubah menjadi arus balik yang membahayakan baik terhadap nilai tukar rupiah maupun terhadap perekonomian nasional. Nilai tukar rupiah secara simultan mendapat tekanan yang cukup berat karena besarnya capital outflow akibat hilangnya kepercayaan investor asing terhadap prospek perekonomian Indonesia. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah tersebut diperberat lagi dengan semakin maraknya kegiatan speculative bubble, sehingga sejak krisis berlangsung nilai tukar rupiah mengalami depresiasi hingga mencapai 75%.

References

Dornbusch, Rudiger, dan F. Leslie C.H. Helmers, eds., The Open Economy: Tools for Policymakers in Developing Countries, Oxford University Presss, New York, 1995.

Friedman, B.M., dan F.H. Hahn, eds., Handbook of Monetary Economics, Volume 2, North-Holland, Amsterdam, 1993.

Goldfajn, Ilan, dan Rodrigo O. Valdes, Are Currency Crisis Predictable?, IMF Working Paper No. 97/159, Washington, D.C., 1997.

Guitian, Manuel, The Choice of an Exchange Rate Regime, Approaches to Exchange Rate Policy, IMF, Washington, D.C.

Harberger, Arnold C., Notes on the Indonesian Crisis, An Aide-memoire on a series of meetings in Jakarta, UCLA, September 1998.

_________________, The Anatomy of Crisis, Keynote Address at a conference on sustaining economic growth in Indonesia, UCLA, Desember 1997.

Houben, Aerdt C.F.J., Exchange Rate Policy and Monetary Strategy Options in the Philippines - the Search for Stability and Sustainability, IMF Paper on Policy Analysis and Assessment, Washington, D.C., 1997.

Waluyo, Doddy B., dan Benny Siswanto, Peranan Kebijakan Nilai Tukar dalam Era Deregulasi dan Globalisasi, Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, Vol.1, No. 1, Bank Indonesia, Jakarta, 1998.
Published
2003-10-11