DETERMINAN TINGKAT SUKU BUNGA PINJAMAN DI INDONESIA TAHUN 1983 – 2002

  • Taufik Kurniawan

Abstract

This paper analyzes the role of international interest rate, money supply, inflation, SBI rate (Sertifikat Bank Indonesia) and GDP on the lending rate. We use the Error Correction Model on Indonesian yearly data from 1983 – 2002 and confirm the significant of these explanatory variables as the determinant of short and long term credit lending rates.

These findings conforms the necessity for Bank Indonesia as monetary authority to take into account the external factors and support the integration of domestic and foreign financial market.

Keyword: Error Correction Model, Interest rate, Financial market, Money Supply, Lending rate.

JEL: C22, E44, E51

References

Anwar Nasution, 1991, Tinjauan Ekonomi Atas Dampak Paket Deregulasi Tahun 1988 Pada Sistem Keuangan Indonesia, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Anonim, berbagai penerbitan. Indikator Ekonomi, Jakarta: Badan Pusat Statistik

________,berbagai penerbitan. Laporan Tahunan Bank Indonesia, Jakarta : Bank Indonesia.

________, berbagai penerbitan. Laporan Bulanan Bank Indonesia, Jakarta : Bank Indonesia.

________, 2000. “Mewaspadai Rayuan Produk Baru Bank”, Infobank, No. 275. Juni, Jakarta.

________, 1997. “Menebak Arus di Tengah Badai”, warta ekonomi no 15/TH IX/I September, Jakarta.

Ascarya, 2002. Instrumen-instrumen Pengendalian Moneter, Seri Kebanksentralan. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan, Bank Indonesia.

Boediono, 1980.Teori Moneter, Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Boediono, 1998. Ekonomi Moneter, Seri Sinopsis Pengantar llmu Ekonomi No.5, Yogyakarta : BPFE - UGM.

Boediono, 1991. Tingkat Bunga dan Faktor-Faktor Penentunya. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia No.1 Tahun VI, 18 - 26.

Edward, Sebastian dan Mohsin S. Khan, 1985. Interest Rate Determination lndependen Developing Countries, a Conceptual Framework, International Monetary Fund Staff Papper Volume32, 123 - 134 .

Goldfeld, Stephen M. dan Lester V. Chandler, 1990. Ekonomi Uang dan Bank, Jakarta: Penerbit Erlangga.

lnsukindro, 1991. “Regresi Linear Lancung dalam Analisa Ekonomi : Studi Kasus Permintaan Deposito Dalam Valuta Asing di Indonesia”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia volume 1 No.1

lnsukindro, 1994. Ekonomi Uang dan Bank, Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Iswardono SP, 1993. Uang dan Bank, Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Gujarati, Damodar, 1995. Ekonometrika Dasar. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Iswardono SP, 1999. Suku Bunga Diturunkan, Investasi Akan Meningkat? Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia Vol. 14 No.2, 34 - 42.

Judo Agung, 2000. Kinerja dan Fungsi Intermediasi Perbankan Pasca Krisis dan Otonomi Daerah, Buletin ekonomi dan moneter perbankan, september : 45 - 48.

Landerth, Harry, 1976. History Of Economic Theory, Boston: Houghton Mifflin company

Marihot B. Tambunan, 2002. Dua Viagra Disfungsi Intermediasi, Infobank, No. 270 vol. XXIV januari, Jakarta.

Muchdarsyah Sinungun, 1989.Uang dan Bank. Jakarta: Penerbit Bina Aksara.

Mulyanto, 1999. Teknik Kointegrasi dan Model Koreksi Kesalahan : Salah Satu Pemecahan Analisis Data Deret Waktu. Thesis S-2 Universitas Indonesia, Jakarta, tidak dipublikasikan

Nopirin, 1996. Ekonomi Moneter, Yogyakarta : BPFE- Yogyakarta.

OP. Simorangkir, 1989. Dasar-Dasar dan Mekanisme Perbankan, Edisi Revisi. Jakarta: Penerbit Aksara Persada Indonesia

Ramanathan, Ranu, 1992. Introductory Econometrics With Application, Second Edition, New York: Harcourt Brace Javanovich Inc

Sadono Sukirno, 2000. Makro Ekonomi Modern, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sasongko Tedjo, 1994.Sekilas Ekonomi Indonesia, Jakarta: Penerbit Erlangga

Soewito, 1994. Sejarah Pemikiran Ekonomi : Teori Bunga, Ekonomi dan Keuangan Indonesia volume 32: 15 - 21.

Solikin dan Suseno, 2002. Uang: Pengertian, Penciptaan, dan Peranannya Dalam Perekonomian, Seri Kebanksentralan. Jakarta : Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan, Bank Indonesia

Solikin dan Suseno, 2002. Penyusunan Statistik Uang Beredar. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan, Bank Indonesia

Solopos, Jum’at 27 Juni 2003. Bank Indonesia Mengimbau Kepada Perbankan Untuk menurunkan suku bunga Pinjamannya Berkaitan dengan terus Turunnya Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Espos, Solo.

Sritua Arif, 1993. Metodologi Penelitian Ekonomi, Yogyakarta : BPFE : UGM

Syamsudin Mahmud, 1985. Ekonomi Moneter Indonesia, Edisi Pertama. Jakarta: Yayasan Kesejahteraan Umat.

Tulus T.H. Tambunan, 1998. Penyebab Krisis Moneter di Indonesia, Jakarta : Lkadin Indonesia.

Umar Juoro, 1995. Pengaruh Pinjaman Luar Negeri dan PMA Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Makalah Seri Dialog Politik Dalam Negeri ke -10, Jakarta : CIDES.

Y. Sri Susilo, dkk, 2000. Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank, Jakarta: UI press
Published
2005-05-20
Section
Articles